10 Alasan Kenapa Kota Salatiga menjadi Kota Idaman

Kota Salatiga, kota dengan seribu pesona.

Apa yang pertama kali muncul dibenak anda ketika mendengar nama Kota Salatiga? Pasti banyak yang nyeletuk dan bilang “Kenapa ga salah empat atau lima?”

Kantor Walikota – cipkataru.salatigakota.go.id

Itulah guyonan yang sering dilontarkan kepada masyarakat asli kota yang berslogan HATI BERIMAN ini. 10 hal dibawah inilah membuat warga Kota Salatiga patut bangga dan daya tarik untuk teman-teman dari daerah lain agar mengunjungi kota kecil nan penuh pesona ini.

1. Kota Tanpa Potensi Wisata Alam

Kota Salatiga minim akan potensi wisata alam. Secara geografis, Salatiga merupakan kota kecil yang terletak di antara 2 gunung, yaitu Gunung Merapi dan Merbabu, serta dikelilingi pegunungan yang terletak di Kabupaten Semarang. Selain itu, kota nan cantik ini juga berada di antara 3 kota besar seperti Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar).

Meskipun minim akan potensi wisata alam, secara geografis Salatiga sangat strategis untuk tempat persinggahan atau transit. Sehingga kota ini dikenal dengan sebutan Kota transit.

Potensi ini juga tidak dapat terelakkan karena kota ini terletak ditengah Kabupaten Semarang dengan semua potensi dan tempat pariwisatanya.

Tantangan harus menjadi pelung, itulah karakter dari warga di kota kecil ini. Menyadari bahwa Kota Salatiga adalah Kota Transit, masyarakatnya tergugah dan temotivasi untuk memilki Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai mata pencaharian utama.

Salatiga memiliki beberapa Desa Wisata yang bisa memanjakan pelanggan dengan produk-produk kreatif yang di produksi oleh masyarakat. Salah satunya adalah Baca : Desa Wisata Tingkir Lor yang menjadi pusat industri kecil dibidang konveksi.

Contohnya adalah Griya Busana Zensy Famous, RIBEL Collection dan lain sebagainya. Bisnis perhotelan dan belanja menjadi daya Tarik yang menarik untuk para pelancong yang mampir. Selain itu, Desa Kuliner olahan ketela (dekat ABC) juga bisa menjadi salah satu opsinya.

rawa pening

Rawa pening – Ruth Onduko

2. Kota Irit

Biaya hidup di kota yang akan berumur 1267 pada tahun 2017 ini relatif murah. Sehingga sangat ramah untuk para pelajar. Makan 6000 di warteg disekitaran Salatiga juga sudah mendapatkan porsi banyak.

Terakhir kali, beli nasi padang, nasi + sayur + ayam + rendang, jatuhnya cuma 12 ribu. Es dawet berkisar Rp 2.000-an dan soto bisa berkisar Rp. 3000-an. Sehingga kota Salatiga menjadi kota yang hemat dikantong tapi tetap bikin puas dan tak terlupakan.

3. One Day Trip

Salatiga, sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah yang berbatasan sepenuhnya dengan Kabupaten Semarang. Salatiga terletak 49 km sebelah selatan Kota Semarang atau 52 km sebelah utara Kota Surakarta, dan berada di jalan negara yang menghubungkan Semarang-Surakarta.

Salatiga terdiri atas 4 kecamatan, yakni Argomulyo, Tingkir, Sidomukti, dan Sidorejo. Luasnya 56,781 km2.Kota kecil yang hanya perlu waktu satu hari untuk mengelilinginya. Bahkan kota ini 12 kali lebih kecil di bandingkan Negara Singapura.

Menarik bukan? Kita bisa berkeliling kota hanya dalam waktu satu hari.

4. Jajanan Khas yang Memanjakan Lidah

Jajanan dan makanan khas menjadi bagian yang tak terpisahkan dari daya tarik kota ini. Makanan khas yang ada dikota ini sebagai berikut:

Pertama, Wedang Ronde. Terletak di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, cocok bagi pelancong untuk beristirahat sambil minum wedang ronde agar badan kembali bugar.

Kedua, Gula Kacang menjadi bagian dari makanan khas salatiga yang nyenengin dan bisa dibawa untuk oleh-oleh. Terletak di komplek Pasar Raya 1 dengan bahan dasar gula, kacang dan di tambahi jahe. Makanan ini membuat badan jadi hangat dan cocok sebagai buah tangan khas dari Salatiga.

Selanjutnya, Enting-enting Gepuk juga menjadi primadona bagi pelancong yang mampir di kota transit ini. Selain itu, Getuk “Ketek” juga memilliki daya tarik bagi pembeli.

Penasaran kan? Masih ada jajanan-jajanan lainnya seperti tumpang koyor, tahu campur dan lainnya.

Baca selanjutnya ..

Pages: 1 2

Previous Bisnis Kreatif Generasi Muda Bermunculan di Event HAMPRA FEST 2017
Next SMA Lab.School Salatiga - Champion

You might also like

Berita 0 Comments

The Power of “Lungguh” (F.A Brian Ganda Pratama)

Sudah asik dan tergantung dengan tekhnologi ciptaan negara Tetangga? sehingga kosakata kita saat ini makin dipenuhi oleh kosakata bahasa asing dari berbagai macam merek tekhnologi yang kita gunakan saat ini?.

Berita 0 Comments

Aksi Demonstrasi Siswa SMA N 2 SALATIGA

Demokrasi, setiap warga negara berhak untuk menyuarakan aspirasinya, begitu pula yang terjadi di SMA Negeri 2 Salatiga. Senin, 15 Oktober 2012 siswa SMA Negeri 2 Salatiga menggelar aksi demo yang

Sejarah 0 Comments

Idul Fitri di Tengah Gelombang Revolusi

TIGA pekan setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Sukarno mendengar desas-desus keberadaan Tan Malaka di Jakarta. Sebagai pemimpin politik yang telah diangkat menjadi presiden, dia ingin sekali bertemu dengan tokoh pergerakan legendaris

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply


CAPTCHA ImageReload Image