10 Alasan Kenapa Kota Salatiga menjadi Kota Idaman

5. Indonesia Mini

Selamat datang di Indonesia Mini, Kota Salatiga.

Kota ini memiliki beberapa kampus yang mahasiswanya datang dari berbagai penjuru, suku, agama dan ras. Universitas Kristen Satya Wacana, IAIN Kota Salatiga, STIE AMA, UT Salatiga, AMIKA, Akademi Kebidanan dan lainnya.

Inilah yang menyebabkan Kota Salatiga dijuluki sebagai Indonesia Mini. Karena setiap tahunnya ada pendatang dari Sabang hingga Marauke, lengkap sudah!

Lap. Pancasila – Kota Salatiga – Lauren Irons

6. Toleransi Antar Umat Beragama

Setara Institute mengeluarkan hasil penelitian Indeks Kota Toleran pada 2015. Alhasil Kota Salatiga menempati peringkat kedua setelah pematang siantar.

Kota Salatiga merupakan satu-satunya kota di Jawa Tengah yang masuk 10 besar untuk indeks kota paling toleran.

Salah satu contoh toleransi yang telah dipaparkan di suaramerdeka.com dan paling nyata bisa dilihat adalah yang terjadi di Alun-alun Pancasila, Masjid Raya Darul Amal berada di kawasan yang sama dengan Gereja Kristen Jawa Salatiga Utara dan HKBP.

Di Jalan Jendral Sudirman, masjid Pandawa berhadapan dengan Gereja Kristen Indonesia. Masjid Kauman di Jl KH Wahid Hasyim juga berlokasi tidak jauh dari Gereja Kristen Jawa.

Tak hanya itu, masih ada beberapa kawasan yang bercirikan seperti itu. Itu baru soal bangunan, soal saling mendukung kegiatan beragama masing-masing pun juga tinggi. Paling tidak ini terlihat saat mereka saling meminjamkan lahan untuk parkir ketika perayaan hari raya.

Jumlah penduduk muslim di kota ini mencapai 75% yang merupakan mayoritas di kota ini. Kehidupan rukun, tentram dan damai. Semua berjalan harmonis dan beriringan. Ingin toleransi antar umat Bergama? Belajarlah ke Salatiga.

7. Lahirnya Tokoh Cerdas dan Berintegritas

Adi Sutjipto, merupakan salah satu tokoh pahlawan nasional yang cerdas dan berintegritas dari kota Salatiga. Tidak hanya beliau yang saat ini namanya telah diabadikan sebagai nama bandara internasional yang ada di kota Gudeg, Yogyakarta.

Selain itu ingatkah kalian dengan pertempuran laut Aru yang menggugurkan pahlawan nasional di KRI Macan Tutul? Yos Sudarso. Beliau merupakan contoh lain dari pahlawan nasional yang berskala dari kota HATI BERIMAN ini. Selain itu banyak dilahirkan pemuda pemuda kreatif dan berprestasi dari kota ini.

Artikel terkait : Jusuf Ronodipuro, Pahlawan asal Salatiga, Penyambung Lidah Bung Karno. 

8. Masyarakat yang “Njowoni” dan Berbudaya

“Njowoni” menjadi bagian yang tak terpisahkan dari imej masyarakat Kota Salatiga. Unggah-ungguh, tata bahasa Jawa masih kental melekat di masyarakat kota ini.

9. Kota Sejarah

Kota salatiga merupakan kota yang sarat akan peninggalan masa penjajahan Belanda. Masih banyak bangunan bersejarah yang berdiri kokoh dan difungsikan dengan baik di kota ini.

Contohnya adalah Puri Makutarama, Rumah Dinas Walikota Salatiga, polantas Kota Salatiga yang terletak di Jalan Diponegori. Bangunan kuno yang eksotis, dengan desain khas peninggalan jaman penjajahan Belanda. Ayo wisata sejarah di kota mungil ini!

10. Kota Dingin

Suhu di Kota Salatiga mencapai 22 °C, Angin arah Selatan dengan kecepatan 3 km/h, Kelembapan 99%, sangat cocok untuk mereka yang mencari kesejukan.

Penulis : Isnawati Hidayah, S.E – http://isnawatihidayah.com (Warga Kota Salatiga)

Foto: Ruth Onduko, Lauren Irons, cipkataru.salatigakota.go.id

 

Pages: 1 2

Previous Bisnis Kreatif Generasi Muda Bermunculan di Event HAMPRA FEST 2017
Next SMA Lab.School Salatiga - Champion

You might also like

Sejarah 0 Comments

Pelestarian Arsitektur dan Tata Ruang Kota Salatiga

Gambar: Pusat Kota Kolonial, Kota Salatiga (Bundaran Ramayana) Setiap kota pastinya memiliki jati diri dan karakteristik kotanya masing-masing. Namun dalam perkembangannya, makin lama banyak kota yang sulit dibedakan satu dengan

Artikel 0 Comments

Jusuf Ronodipuro : Inisiator Perekaman Suara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Indonesia saat ini memasuki umur yang ke 71, hari kemerdekaan ini diperingati oleh masyarakat Indonesia dengan berbagai macam cara. Untuk merayakan hari kemerdekaan RI ke-71 kita akan mengulas peristiwa yang

Seni dan Budaya 1Comments

Seni Budaya Bersemi

 Seni Budaya Bersemi di kota Salatiga        April 2012,tercetus sebuah ide untuk membangkitkan seni budaya Salatiga yang perlahan tenggelam di telannya waktu. Kepala Dishubkombudpar (Dinas Perhubungan Komunikasi Budaya dan Pariwisata)

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply


CAPTCHA ImageReload Image