Berkuda di tengah deretan Gunung

 Berkuda di tengah deretan Gunung Merbabu-Merapi memang sensasi yang luar biasa. Pagi ini kami menuju Arrowhead Indonesia yang merupakan satu-satunya pacuan kuda di Salatiga. Bersama seorang rekan jurnalis dari tourismnews.co.id kami melaju menuju Desa Tegalwaton yang jaraknya sekitar 15 menit dari pusat kota. Pagi itu, beberapa ekor kuda telah dipersiapkan untuk mendampingi kami menikmati cerahnya udara. Kedatangan kami disambut seekor kuda yang ‘benar-benar kuda”, tingginya hampir 2,5 meter, dan itu membuat kami takjub melihat kuda-kuda peranakan yang harganya ratusan hingga milayaran rupiah, harga fantastis untuk kuda fantastis.

Tak berselang lama kami mengenakan perlengkapan berkuda, sepasang sepatu serta helm khusus, minimal itulah perlengkapan yang dikenakan untuk menunggang kuda. Tahap demi tahap kami dipandu oleh guide sekaligus pelatih kuda, sehingga kami dapat merasakan tali kekang dengan lembut ketika mengarahkan si kuda kekanan kiri dan bergerak maju, bahkan yang lucu si kuda diarahkan untuk “atret” mundur ke belakang layaknya mobil.

Setelah lelah menaik turunkan pantat mengikuti irama kuda berlari, kami menyudahi kunjungan kami dengan sedikit obrolan singkat dengan seorang pelatih kuda professional yang bertanggungjawab atas seluruh kuda-kuda. Sebagai seorang atlet nasional, beliau banyak bercerita bagaimana kuda dapat menjadi suatu terapi autis dan terapi emosional yang menjanjikan. Belajar kuda berarti belajar kelembutan demikian akhir perbincangan kami sudahi. Tertarik ?

Fasilitas yang disediakan: paddock (lapangan berpagar), outdoor area, lunging ring (kandang kuda permanen), tack room, tack shop (toko perlengkapan kuda), restaurant, cross country (jalan-jalan di pedesaan), ATV, segway, Pony ride, paintball, Trampoline, serta airsoftgun. (ANS)

Buka : Selasa-Minggu (Senin libur)

Pagi 07.00 – 12.00;

Sore 15.00 – 17.00

Contact : (0298) 7174332 | website : http://arrowheadindonesia.com

 

Previous KotaSalatiga.com Bermula
Next Komunitas VW (VolksWagen) Salatiga

You might also like

Sejarah 0 Comments

51 tahun Gugurnya Komodor Yos Sudarso – 15 Januari (1962 – 2013)

51 tahun sudah Yos Sudarso gugur dalam medan pertempuran di laut Aru, dia menyangkal takdir ‘manusia sebagai makhluk Cipataan Tuhan yang dari tanah akan kembali ke tanah’, karena hingga kini

Artikel 1Comments

Mantan Ketua Senat Mahasiswa UKSW Tolak Mall baru

Baru-baru ini dunia pendidikan salatiga Khususnya Pendidikan Tinggi dibuat gerah dengan rencana pengembang untuk membangun Mall di lahan Ex KODIM 0714/Salatiga. Pasalnya, MALL tersebut akan berdiri diatas lahan yang berdekatan

Artikel 0 Comments

Pelestarian Arsitektur dan Tata Ruang Kota Salatiga

Gambar: Pusat Kota Kolonial, Kota Salatiga (Bundaran Ramayana) Setiap kota pastinya memiliki jati diri dan karakteristik kotanya masing-masing. Namun dalam perkembangannya, makin lama banyak kota yang sulit dibedakan satu dengan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply


CAPTCHA ImageReload Image