Gunung Merbabu tujuan Hiking For Charity 2016

Hiking For Charity (HFC) adalah sebuah gerakan literasi yang dimotori oleh beberapa pemuda Indonesia. Gerakan ini berawal dari perenungan seorang pemuda bernama Nova Debi Wicaksono yang biasa dipanggil Ebi ketika dirinya melakukan pendakian di puncak tertinggi pulau Jawa, Mahameru. Orang muda yang memiliki tinggi sekitar 183cm ini jeli dalam mengamati realita yang ada di sekitar rute pendakian termasuk saat perjalanan menuju pos pendakian Ranu Pani di Lumajang, Jawa Timur dan juga menyaksikan hamparan alam yang indah nan menggoda di kaki gunung Semeru.

Hari itu, ratusan pendaki bersiap untuk melakukan perjalanan aktualisasi diri untuk menggapai puncak tertinggi Jawa. Dalam perjalanannya menuju puncak mahameru pemuda yang juga seorang pengajar muda (Indonesia Mengajar) ini melihat banyak sekali kesenjangan yang terjadi di lereng gunung tersebut. Masyarakat sekitar gunung seharusnya mendapat perhatian lebih dari masyarakat umum termasuk para pendaki yang seharusnya memberikan kontribusi yang konkrit selama Mahameru dinikmati sebagai salah satu kekayaan dan keindahan alam. Memberikan pemahaman pada masyarakat terhadap pentingnya kesadaran untuk menjaga lingkungan dan  memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan bagi generasi muda sekitar gunung seharusnya menjadi tanggung jawab bersama. Kemudian, pendakian yang saat sekarang ini menjadi lifestyle memberikan dampak yang luar biasa khusus nya untuk mereka yang hanya mengejar “Like” di media sosial sekaligus meninggalkan sampah di puncak gunung.

Melalui pengalaman tersebut, dirinya mulai berdiskusi dengan beberapa temannya untuk membentuk sebuah gerakan sosial yang menggabungkan aktivitas pendakian dengan amal. Aktivitas sosial tersebut pada akhirnya diberi nama Hiking for Charity. Konsep pendakian amal ini sangat sederhana, yaitu para pendaki diajak untuk ikut ambil bagian dalam kampanye literasi (budaya membaca) untuk anak – anak di lereng gunung dimana mereka mendaki. Kenapa literasi? Pertama, anak – anak di pelosok gunung diharapkan dapat memiliki optimisme dalam menatap masa depan dengan membaca buku – buku yang menginspirasi. Pada akhirnya dengan membaca buku, pikiran mereka menjadi lebih terbuka, dan semakin kaya akan ilmu pengetahuan. Kedua, meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia karena minimnya akses buku yang masih belum merata. Konsep pendakian yang dikemukakan ini bak gayung bersambut karena mendapat dukungan dari banyak pihak yang pada akhirnya terlaksana Hiking For Charity pertama yang diselenggarakan di lereng gunung Panderman, Batu, Jawa Timur pada bulan oktober 2014.

sumber-worthajourney.wordpress.com-3Dalam kegiatan ini enam puluh lima pendaki dari Indonesia dan beberapa dari Amerika, Eropa dan Asia Tenggara ikut ambil tindakan nyata. Kurang lebih 250 buku bacaan terkumpul dan di donasikan kepada dua Sekolah Dasar di lereng gunung tersebut. Di puncak gunung, dilaksanakan upacara sumpah pemuda karena bertepatan dengan hari sumpah pemuda di bulan 28 Oktober. Upacara pengibaran bendera merah putih, dan sharing tentang pendidikan dan kesadaran lingkungan. Dalam pendakian perdana ini juga ada beberapa komunitas yang ikut andil seperti Save Street Child Malang, AKAR TULI malang, Peace Corps Indonesia (US Governmnent Organization), DARMASISWA (Indonesian Art and Scholarship program) dan beberapa komunitas dari universitas. Mereka hadir untuk berbagi cerita, saling menginspirasi dan berjejaring satu sama lain. Hiking for Charity sepenuhnya di selenggarakan oleh para relawan. Independen dan tanpa “embel – embel” politik. Mereka tidak dibayar dalam melaksanakan kegiatannya ini, karena tekat memajukan lingkungan sosialnya yang menjadi pemicu untuk berkontribusi dalam masyarakat.

 

Untuk melanjutkan semangat gerakan literasi ini, pada tahun 2016 ini HFC akan menyelenggarakan kegiatannya di gunung Merbabu yang memiliki tinggi 3145 mdpl, di Jawa Tengah. Acara ini juga akan melibatkan peserta dari berbagai macam latar belakang, komunitas dan warga negara yang pastinya akan memperluas pengetahuan dan perspektif para peserta melalui diskusi dengan peserta lainnya. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 23-24 Juli 2014 dari basecamp Selo, Boyolali. (AJP)

 

Informasi tambahan dan Pendaftaran:

https://www.facebook.com/Hiking-for-Charity-740493905986393/

https://worthajourney.wordpress.com/2014/10/23/hiking-for-charity/

Moh Arifin: 081226875627

Foto: worthajourney.wordpress.com

Previous Lebaran Muram Pemimpin Perang Jawa - penangkapan Diponegoro
Next Jusuf Ronodipuro : Inisiator Perekaman Suara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

You might also like

Berita 0 Comments

DAFTAR INFORMASI TELEPON PENTING KOTA SALATIGA

DAFTAR INFORMASI TELEPON PENTING  KOTA SALATIGA INSTANSI PEMERINTAHAN Polres Salatiga                   Jl. Adi Sucipto No.1 Salatiga | Telp. (0298) 326710 Polantas Salatiga                                                                                           Telp.(0298) 326563 Polsek Tingkir             

Berita 0 Comments

Salatiga Berbenah

Jalan Kartini padat merayap belakangan ini. Maklum saja, badan jalan dipenuhi oleh material pasir, batu serta semen yang sengaja ditumpahkan hingga memakan separuh jalan sehingga terjadi penyempitan di sepanjang Jalan

Berita 0 Comments

Simulasi Penanganan Gangguan Dan Ancaman Dilaksanakan Kodim 0714/Salatiga

  Salatiga, Kepala Staf Kodim 0714/Salatiga Mayor Kav Burhanuddin.ST menyaksikan kegiatan Simulasi Penanganan Orang Asing (Penyusup) yang memasuki Ksatriaan Makodim yang dilaksanakan oleh Tim Jaga dan Provost Kodim 0714/Salatiga, Selasa

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply


CAPTCHA ImageReload Image