Spesial Sambel Tumpang Koyor

“Spesial Sambel Tumpang Koyor, Rasane Mak Nyuss Tenan….”

         Jalan-jalan kurang lengkap rasanya bila tidak mencoba kuliner khas. Sambel tumpang salah satu makanan khas kota Salatiga. Salah satu tempat kuliner yang menyajikan masakan sambel tumpang adalah Pondok Dahar Mbah Rakinem. Pondok Dahar Mbah Rakinem ini berlokasi di daerah Kembang Arum atau sekitar 3 kilometer ke barat dari pusat kota Salatiga.

sambel tumpang

Sambel tumpang mbah Rakinem ini ada sekitar tahun 1970-an. Dulunya mbah rakinem berkeliling menggendong dagangannya untuk menjajakan sambel tumpang ini. Tetapi sudah 10 tahun-an ini beliau menjajakan tumpang koyor di kediaman pribadinya. Suasana Joglo kediamannya menambah rasa nyaman bagi para penikmat kuliner, seraya menikmati menu utama tumpang koyor.

lokasi sambel tumpang

Bahan dasar masakan ini adalah daging sapi, uniknya lagi daging yang digunakan adalah daging sapi bagian kepala, koyor (otot) dan balung enom (tulang muda). Daging tersebut dimasak dengan bumbu khas tempe bosok (orang sekitar menyebutnya begitu) sehingga membuat aroma yang khas pada masakan tersebut. Disebut sambel tumpang karena dalam proses memasaknya ditumpangkan atau diletakkan pada tungku dan di biarkan hingga masak dengan api kecil. Proses memasaknya juga membutuhkan waktu 2 hingga 3 jam.

Uniknya, sambal tumpang ini disajikan bersama nasi dan sayuran dari daun pepaya serta buah pepaya muda serut, yang tidak terasa pahit. Pedasnya masakan ini sangat cocok di nikmati pagi hari untuk menemani dinginnya Salatiga di kala pagi.

mbah rakinem

Warung Pondok Dahar Mbah Rakinem ini buka dari jam setengah 7 pagi. Tetapi, biasanya bila kita datang di bawah jam 10 pagi kita tidak akan kebagian masakan tersebut karena sudah habis. Harga untuk satu porsi sambel tumpang ini  hanya sekitar Rp. 8000,-.

Kurang lengkap rasanya bila kita pergi ke Salatiga dan tidak mampir sejenak untuk menikmati lezatnya sarapan sambel tumpang koyor. Selamat singgah di kota Salatiga yang sejuk dan nyaman. Selamat menikmati kuliner sambel tumpang. (Rp)

Next Seni Budaya Bersemi

You might also like

Berita 0 Comments

The Power of “Lungguh” (F.A Brian Ganda Pratama)

Sudah asik dan tergantung dengan tekhnologi ciptaan negara Tetangga? sehingga kosakata kita saat ini makin dipenuhi oleh kosakata bahasa asing dari berbagai macam merek tekhnologi yang kita gunakan saat ini?.

Kuliner 1Comments

Makanan Spesial di Warung Sederhana

Tahukan anda sebuah kota kecil yang terdapat di antara perlintasan JOGLO SEMAR(Jogja, Solo, dan Semarang)?. Salatiga, sebuah kota yang saat ini sedang mengalami pembangunan, salah satu contohnya pembangunan jalan lingkar

Berita 0 Comments

Akademisi UKSW sesalkan perobohan benda cagar budaya

Menurut Kepala Program Studi Sejarah FKIP-UKSW, perobohan Rumah Dr. Muwardi di Jalan Pemuda merupakan suatu bentuk peniadaan benda-benda sejarah. Hal ini sangat disayangkan mengingat sejarah penunjukan Kota Salatiga sebagai Kota

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply


CAPTCHA ImageReload Image