Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Geotextile : Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Aplikasi

KotaSalatiga.com - Bagi sebagian orang yang bekerja di industri geoteknik pasti sudah tak asing dengan istilah geotextile, dan sudah memahami fungsi geotextile. Namun bagi yang masih awam, membutuhkan sedikit penjelasan terlebih dahulu mengenai seluk beluk dan apa itu geotextile, dimulai dari pengertian geotextile, sampai distributor geotextile itu sendiri.

Lokasi geografis Indonesia yang sebagian besarnya merupakan kondisi tanah lunak, membuat geotextile menjadi material favorit yang banyak dipakai. Adapun material ini memiliki fungsi utama untuk memperkuat tanah, dengan biaya yang lebih terjangkau apabila dibandingkan dengan biaya untuk perkuatan tanah yang lain. Daya tahannya juga lebih baik, sehingga tanah yang diperkuat menggunakan material ini tidak mudah untuk ambles kembali.

Jenis Jenis Geotextile


Jenis Jenis Geotextile

Geotextile dibagi menjadi dua macam yang banyak dijual oleh distributor, yaitu Geotextile woven dan Geotextile non woven. Penjelasannya di bawah ini: 

Geotextile Woven

Woven geotextile adalah material geotextile terbuat dari bahan Polypropylene polymer (PP), namun ada juga yang dibuat dengan menggunakan bahan Polyester (PET). Untuk bentuknya berupa lembaran lebar dengan serat yang ditenun menggunakan teknologi yang paling baru. Material penguat tanah ini juga diketahui mempunyai daya tahan yang baik sekali terhadap sinar UV, bahkan kekuatan tarik yang telah sesuai standar ASTM dijadikan acuan.

Geotextile Non Woven

Sedangkan geotextile non woven banyak disebut sebagai filter fabric, untuk bentuknya tak jauh berbeda dengan yang tipe geotextile woven yakni berupa lembaran, namun bukan diproduksi dengan cara dianyam melainkan dengan needle punch kemudian dipanaskan. Untuk material dasarnya dibuat dengan menggunakan polimer Polyesther (PET) juga menggunakan PP atau Polypropylene.

Fungsi Geotextile

Fungsi Geotextile

Selanjutnya, apa saja fungsi geotextile? Apabila Anda lihat, memang secara umum fungsinya adalah menguatkan tanah. Hanya saja cara penggunaannya itu berbeda, tergantung dari kondisi tanah dan juga tujuan pembangunan konstruksi yang akan dibangun di atas tanah tersebut.

Untuk Anda yang ingin tahu apa saja fungsi umum geotextile, berikut penjelasannya:

1. Sebagai Penyaring/Filter

Banyak distributor jual geotextile untuk berbagai kebutuhan, salah satunya untuk menyaring air. Hal ini dikarenakan sifat permeailitasnya yang tinggi, mampu mengalirkan air dengan melalui bahan tersebut. Jadi nantinya saat diaplikasikan, aliran air yang membawa partikel tanah akan tersaring, dan hanya air yang bisa mengalir melewati geotextile sementara tanahnya tidak.

2. Sebagai Pemisah/Separator

Material penguat tanah ini memang sangat efektif untuk mencegah terjadinya pencampuran tanah lunak dengan tanah perkerasan di bagian atas, contohnya dalam pembangunan jalan yang dibangun di atas tanah yang lebih lunak. Jika tidak dipasangi geotextile, maka seringkali tanah dasar lunak malah bergerak naik ke atas.

3. Sebagai Stabilisator/Stabilization

Masih berhubungan dengan fungsinya sebagai separator, banyak distributor geotextile yang menjualnya karena memiliki kekuatan tarik yang baik untuk mengurangi amblasnya tanah. Material akan menyalurkan beban di atasnya dengan merata, sehingga kekuatan tanah pun akan meningkat saat diurug.

4. Perkuatan Tanah Dasar

Seperti yang disebutkan sebagai separator, fungsi lainnya dari geotextile dengan kekuatan tarik yang dimiliki melawan pergerakan tanah dasar, begitu fleksibel sehingga menyusut maupun mengembang bisa diimbangi dengan baik oleh material yang sering digunakan oleh jasa kontruksi.

5. Untuk Aplikasi Tanah Dasar Sisa Tanaman

Berhubungan dengan fungsi ini, banyak yang mencari toko yang jual geotextile non woven, misalnya geotextile Semarang. Karena dibuat tanpa tenunan, jadi sangat cocok untuk aplikasi pada tanah dasar dengan sisa-sisa tanaman yang banyak. Material ini dipilih sebab mempunyai daya tahan yang memang lebih tinggi.

6. Untuk Perkuatan Pada Bahu Jalan

Fungsi lainnya adalah untuk perkuatan pada bahu jalan, jadi bisa mencegah perubahan kadar air yang ada dalam tanah dasar. Hal itu bisa terjadi karena memiliki sifat kedap air dan tahan pelapukan dari berbagai zat kimia tanah yang ada.

Bukan hanya yang telah disebutkan saja, namun geotextile juga mampu diandalkan berkat daya tahan yang kuat, kekuatan tarik terhadap longsoran, bahkan daya tahan coblos yang sangat tinggi. 

Dengan melihat berbagai fungsi dan kelebihan yang dimiliki oleh material ini, tak heran jika semakin banyak yang mencari distrbutor geotextile, bahkan di berbagai kota besar pun semakin banyak yang menjualnya. Contoh geotextile Semarang, Bandung, Jakarta dan lain sebagainya.

Untuk Anda yang sedang mencari distributor geotextile baik woven maupun non woven di Jawa Tengah dan Yogyakarta, dapat menghubungi CV. Pasti Jaya yang beralamat di  Jl. Bukit Watuwilla II D.VII no 33 & 34 Permata Puri Ngaliyan Semarang, Telp. (024) 7628789 fax. (024) 7628272

Atau di Kantor cabang Yogyakarta di Jl. Srikatan no. 65 Rt. 05 Rw. 50 Gondangan, Maguwoharjo, Depok, Sleman -Yogyakarta (Depan RS. Hermina), Telp. 0274-2800494 Fax. 0274-2800323.

Posting Komentar untuk "Geotextile : Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Aplikasi"