Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Memilih Keramik Lantai dan Dinding Dapur Rumah Anda

Memilih model keramik dapur baik dinding maupun lantai sangat penting bagi rumah Anda. Adanya model keramik dapur yang sesuai dengan desain interior rumah Anda akan menambah kebersamaan keluarga.

Interior dapur selain menambah nilai estetika juga memaksimalkan fungsional dapur. Tidak hanya sebagai tempat memasak saja, tapi sebagai ruangan kegiatan bersama keluarga. Terutama yang memiliki anak-anak, bisa dijadikan tempat eksperimen masakan.

Namun, memilih model keramik dapur yang cocok harus diperhatikan mulai dari jenis bahan, motif, biaya, tema interior rumah, dan ukuran dapur. Berikut penjelasan dari lima hal tersebut yang bisa Anda jadikan acuan ketika membeli model keramik yang dibutuhkan.

5 Tips Memilih Model Keramik Dapur

Tips Memilih Model Keramik Dapur

1. Bahan Keramik

Penempatan keramik harus memperhatikan fungsi yang penggunaan di atasnya. Untuk menyimpan kompor gunakan keramik yang tahan panas sehingga tidak mudah retak. Wilayah dapur yang sering untuk meracik bahan gunakan keramik yang berkilau agar mudah dibersihkan. Untuk dinding keramik terutama di atas kompor atau tempat mencuci piring yang mudah dibersihkan.

Bahan keramik ada dua dari alam maupun buatan. Dari batu alam Anda bisa memilih antara lain:
  • Marmer, merupakan batu alam yang sering digunakan untuk keramik di dapur. Warnya lebih ke garis-garis cokelat, hitam, atau putih. Hanya saja harganya yang cukup tinggi.
  • Batu kapur, bahan ini menghasilkan keramik berwarna gelap seperti coklat, krem, atau abu-abu. Kelebihan bahan ini adalah awet dan daya tahannya kuat.
  • Batu tulis, keramik yang dihasilkan warna gelap berkilau. Bisa untuk lantai maupun dinding dapur.
  • Travertine, batu alam yang memiliki lapisan yang unik yaitu berongga. Warna keramik dari bahan ini yaitu warna-warna netral dan hangat.
Bahan buatan yang cocoknya untuk dinding, ada dua jenis yaitu:
  • Kaca, bahan kaca ini digunakan untuk dinding dapur. Warnanya bisa yang warna-warni atau polosan. Bahan kaca tahan lama dan kuat terhadap suhu yang dihasilkan di dapur.
  • Porselen, bahan untuk lapisan dinding dapur yang dihasilkan dari pembakaran.

2. Ukuran Dapur

Dapur apartemen dengan rumah memiliki ukuran yang berbeda. Ukuran dapur apartemen lebih minimalis dan tidak mudah untuk perluas. Sedangkan dapur rumah yang dibangun sendiri bisa menyesuaikan ukurannya.

Ukuran keramik sedang cocok untuk ruangan dapur yang luas. Agar seimbang dengan nuansa yang diciptakan oleh keseluruhan nuansa rumah. Gunakan motif yang sederhana, misalnya satu motif besar dan lainnya polosan. Sehinga terlihat elegan dan nyaman.

Dapur apartemen yang minimalis gunakan model keramik dapur yang motifnya cerah, garis-garis, mozaik, atau puzle. Sehingga menghasilkan nuansa dapur yang lovely dan hangat.

3. Perhatikan permukaan Keramik

Keramik dengan permukaan halus cocok untuk bagian penempatan kompor, tempat menyimpan bumbu-bumbu, dan meracik masakan. Fungsinya agar mudah dibersihkan.

Keramik permukaan sedikit kasar cocoknya untuk dinding dan lantai. Akan tetapi dinding yang halus juga tetap cocok. Kenapa lantai harus yang bermotif agak kasar? Ketika di dapur seringkali ada tumpahan minyak atau tepung sehingga bisa menyebabkan jatuh. Karena di dapur pasti mondar mandir. Meski agak kasar permukaannya tapi pilih yang mudah dibersihkan.

4. Motif Keramik Sesuai Nuansa Rumah

Banyak pilihan model keramik dapur yang bisa Anda terapkan. Motif keramik ini sesuaikan dengan interior rumah secara keseluruhan agar selaras. Beberapa motif yang bisa Anda pilih, antara lain keramik lantai dapur warna putih untuk mengesankan lapang dan elegan tambahkan motif garis halus agar lebih tajam.

Warna keramik warna-warni menandakan keceriaan penghuninya. Warna yang sering digunakan merah, kuning , putih, dan abu-abu. Motif diagonal, motif yang cocok untuk dapur kecil sehingga terlihat lebih luas. Motif kayu bisa untuk dapur minimalis maupun luas, karena motif ini tidak lekang oleh waktu.

Motif lainnya ada batu alam, warna hitam putih, maupun warna gradasi. Jika lantai sudah warna atau motifnya beragam sebaiknya dinding hanya satu warna atau motif tipis agar tidak terlihat sempit.

5. Biaya yang Dikeluarkan

Untuk batu alam seperti marmer Anda perlu biaya yang lumayan. Keramik yang Anda butuhkan harus menyesuaikan dengan biaya yang akan dikeluarkan.

Jika Anda membutuhkan hunian yang tidak perlu memikirkan interior terumata dapur Anda bisa menyewa atau membeli properti di Intiland. 

Anda bisa mendapatkan properti yang dibutuhkan dari rumah pribadi hingga kantor semua ada di Intiland. Tips memilih model keramik dapur ini bisa menjadi acuan untuk memilih tempat tinggal idaman Anda.

Posting Komentar untuk "5 Tips Memilih Keramik Lantai dan Dinding Dapur Rumah Anda"